Para pemenang nantinya dipersiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi Kalimantan Selatan pada 19 April 2026, serta kejuaraan nasional yang dijadwalkan berlangsung di Bogor pada 24 April 2026.
Menariknya, dari seluruh daerah di Kalimantan Selatan yang telah menggelar kejuaraan serupa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah mencatat jumlah peserta terbanyak. Capaian ini sekaligus menunjukkan besarnya potensi atlet domino di daerah tersebut.
Capaian tersebut juga menjadi perhatian pengurus di tingkat provinsi. Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi ORADO Kalsel, M Rizwan Arifin, menjelaskan bahwa ORADO merupakan federasi olahraga domino nasional yang baru terbentuk pada 7 Januari 2026.
Meski tergolong baru, perkembangan organisasi ini terbilang cepat. Saat deklarasi, sebanyak 38 pengurus provinsi langsung terbentuk sebagai bentuk keseriusan dalam mengembangkan domino sebagai cabang olahraga resmi.
Ia juga menegaskan bahwa kejuaraan ini memiliki peran penting dalam mengubah stigma negatif terhadap permainan domino yang selama ini kerap dikaitkan dengan hal-hal kurang positif.
Melalui kompetisi resmi dengan aturan dan standar yang jelas, domino diharapkan mampu menjadi wadah bagi atlet untuk berprestasi, baik di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.
Di arena pertandingan, para peserta tampak fokus dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Setiap langkah permainan dilakukan dengan penuh perhitungan, menunjukkan bahwa domino membutuhkan kecerdasan, ketelitian, serta mental yang kuat.
Kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi HST dalam membangun olahraga domino yang lebih profesional. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai pintu lahirnya atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







