Disdikbud Kalsel Tetapkan 35 Persen di Penerimaan SPMB Jalur Domisili

Dalam pelaksanaannya, Disdikbud Kalsel juga akan membentuk tim pengawasan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk jika terjadi kesamaan nilai antar peserta.

“Jika terdapat nilai yang sama dan masih dalam kuota, maka hal tersebut tidak menjadi masalah,” tambahnya.

Selain itu, Disdikbud Kalsel juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk sekolah swasta, SMK, dan pondok pesantren, guna memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan.

Koordinasi intensif juga dilakukan dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memperoleh data akurat terkait sebaran calon siswa lulusan SMP.

“Kami telah bersurat ke Kemendikdasmen dan meminta data dari kabupaten/kota terkait jumlah lulusan SMP agar dapat dipetakan sebarannya,” ujarnya.

Disdikbud Kalsel juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk menyinkronkan jadwal pendaftaran di lingkungan pondok pesantren.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Disdikbud Kalsel menyiapkan berbagai kanal informasi, termasuk helpdesk dan hotline yang akan diumumkan melalui media sosial resmi.

“Kami menyiapkan helpdesk dan hotline, serta operator di tingkat sekolah dan dinas agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” pungkasnya.

Adapun jadwal pelaksanaan SPMB 2026 akan dimulai pada 22–24 Juni 2026 untuk pendaftaran, dilanjutkan rapat koordinasi pada 25 Juni, dan pengumuman hasil seleksi pada 29 Juni 2026. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)

Editor Restu