WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Ambisi UPTD SMP Negeri 1 Kurau untuk mengharumkan nama Kabupaten Tanah Laut di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan bukan sekadar gertakan.
Di balik statusnya sebagai wakil kabupaten dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS), sekolah ini rupanya telah membentengi 188 siswanya dengan sederet inovasi kesehatan yang komprehensif, Rabu (01/04/2026).
Kepala SMPN 1 Kurau, Rudiansyah, mengungkapkan bahwa kesuksesan sekolahnya menembus level provinsi merupakan buah dari konsistensi perilaku hidup sehat yang dijalankan seluruh warga sekolah, bukan sekadar persiapan instan menjelang lomba.
Baca Juga Lansia Diduga Tenggelam di Sungai Haur Gading HSU
Rudiansyah membeberkan, salah satu rutinitas yang menjadi kunci adalah penguatan gizi mandiri. Setiap hari Rabu, seluruh siswa diwajibkan membawa sarapan sehat dari rumah lengkap dengan peralatan makan sendiri untuk mengurangi sampah plastik.
“Mengikuti lomba sekolah sehat ada beberapa inovasi yang telah dilaksanakan. Yang pertama adalah kegiatan anak-anak sarapan pagi setiap hari Rabu dan membawa peralatan sendiri dan makanan sehat itu dari rumah. Kemudian juga ada senam pagi setiap hari Sabtu itu diadakan secara terjadwal,” jelas Rudiansyah.
Tak hanya fokus pada fisik, SMPN 1 Kurau juga menggandeng berbagai instansi untuk mengedukasi siswa secara mental dan keamanan. Rudiansyah menjelaskan pihaknya aktif berkolaborasi dengan Puskesmas, Kepolisian, hingga BNN.
“Kami sudah melaksanakan beberapa kolaborasi dengan lintas sektor, seperti dengan Kapolsek untuk latihan lalu lintas. Kemudian kerjasama dengan Puskesmas untuk pemberian pil penambah darah serta edukasi kesehatan reproduksi wanita untuk mengatasi jangan sampai kekurangan gizi dan darah,” tambahnya.







