Seleksi Polri 2026: Polres Tanah Laut Perketat Verifikasi Administrasi, Tutup Celah Manipulasi Data

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Kepolisian Resor (Polres) Tanah Laut memastikan proses seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 berjalan tanpa celah dengan menggelar Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) awal secara berlapis di Aula Satya Brata Mapolres Tanah Laut, Kamis (2/4/2026).

Langkah tegas ini diambil guna menjamin prinsip bersih dan transparan sejak tahapan paling dasar.

Dalam agenda ini, Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim) Polres Tanah Laut tidak bekerja sendiri.

Mereka menggandeng lintas instansi untuk membedah validitas dokumen para calon Taruna Akpol, Bintara, hingga Tamtama.

Hadir memantau langsung proses tersebut, Kabag SDM Polres Tanah Laut, Kompol Muhammad Yusuf, S.H., M.M., bersama tim ahli dari Disdukcapil, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), serta Kementerian Agama (Kemenag).

Tak ketinggalan, fungsi pengawasan internal dari Kasi Propam dan Kasiwas disiagakan untuk memastikan tidak ada “main mata” dalam proses pemeriksaan.

Di meja verifikasi kependudukan, tenaga ahli dari Disdukcapil meneliti satu per satu KTP, Kartu Keluarga, hingga akta kelahiran peserta.

Fokus utama mereka adalah mencocokkan identitas orang tua serta memastikan domisili peserta benar-benar sah secara hukum dan memenuhi syarat masa tinggal.

Bergeser ke aspek pendidikan, tim dari Dikbud dan Kemenag bekerja ekstra teliti dalam memeriksa ijazah serta rapor dari seluruh jenjang pendidikan.

Selain verifikasi nilai, sinkronisasi identitas antara dokumen sekolah dan dokumen kependudukan menjadi harga mati.