Meski memasuki musim peralihan, potensi hujan masih tetap ada, bahkan bisa terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat. Kondisi tersebut berpotensi disertai angin kencang dan petir.
“Potensi cuaca ekstrem masih ada, walaupun tidak berlangsung lama,” tambahnya.
Selain itu, hujan pada masa pancaroba cenderung bersifat lokal dan tidak merata. Dalam satu wilayah, bisa saja terjadi hujan di satu titik, sementara daerah lain tetap panas.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara cepat, serta menjaga kondisi kesehatan.
“Kondisi cuaca yang berubah-ubah dapat berdampak pada kesehatan. Penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan pola makan,” pungkasnya.(wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur_muhammad







