Kontroversi Senegal: Trofi Piala Afrika 2025 Dipamerkan Meski Gelar Dicabut CAF

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kontroversi besar menyelimuti sepak bola Afrika setelah Timnas Senegal tetap memamerkan trofi Piala Afrika 2025 meski status juara mereka resmi dicabut oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).

Aksi tersebut dilakukan Senegal saat menghadapi Peru dalam laga uji coba di Stade de France, Paris, Sabtu (28/3/2026). Para pemain dan staf terlihat membawa serta memamerkan trofi kepada publik sebagai bentuk perlawanan terhadap keputusan CAF.

Langkah ini menjadi simbol bahwa Senegal masih menganggap diri mereka sebagai juara sah, meskipun secara resmi gelar tersebut telah dialihkan kepada Maroko.

Keputusan CAF mencabut gelar Senegal sendiri berawal dari insiden kontroversial di final Piala Afrika 2025. Dalam laga melawan Maroko, Senegal sempat melakukan walk-out pada masa injury time sebagai protes atas keputusan penalti untuk lawan.

Meski pertandingan akhirnya dilanjutkan dan Senegal sempat memenangkan laga, CAF kemudian memutuskan bahwa tindakan tersebut melanggar regulasi. Hasil final pun dianulir dan Maroko dinyatakan menang dengan skor 3-0 sekaligus menjadi juara.