Saksi mata yang merekam kejadian menyebut ukuran piton tersebut luar biasa besar dan menjadi salah satu yang terbesar yang pernah mereka temui di lokasi tersebut.
Keberadaan Piton Reticulated di alam liar memang tidak asing di kawasan Kalimantan. Ular ini dikenal sebagai predator yang melumpuhkan mangsa dengan cara melilit hingga kehabisan napas.
Para pemerhati lingkungan mengingatkan bahwa pertemuan antara manusia dan satwa liar semakin sering terjadi akibat menyusutnya habitat alami. Aktivitas manusia yang kian mendekati wilayah hutan dan sungai membuat potensi konflik dengan satwa seperti piton semakin tinggi.
Kejadian ini menjadi pengingat penting agar masyarakat tetap waspada saat beraktivitas di alam bebas, terutama di wilayah yang menjadi habitat satwa liar.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







