Pesan Gubernur Kalsel di Hari Raya Idul Fitri, Perbedaan Jangan Diperdebatkan

Terkait adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri di tengah masyarakat, Muhidin menilai hal tersebut merupakan sesuatu yang lumrah dan kerap terjadi, baik di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia.

“Perbedaan itu biasa, ada yang melihat hilal, ada yang menggunakan metode lain. Yang penting masyarakat meyakini apa yang menjadi pedomannya, baik itu dari ormas, pemerintah, maupun keyakinan masing-masing,” jelasnya.

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu mempermasalahkan perbedaan tersebut selama masing-masing menjalankan ibadah sesuai keyakinan dan tetap menjaga kerukunan.

“Siapapun, yang penting meyakini. Kalau sudah meyakini bahwa sudah masuk Idulfitri, maka silakan dirayakan. Tidak perlu diperdebatkan, karena perbedaan itu hal yang wajar,” tutupnya. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)

Editor Restu