WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Personel Satuan Samapta Polres Tanah Laut melakukan pengawalan ketat guna memastikan kondusivitas wilayah di sekitar Pura Agung, Desa Kampung Baru, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (19/3/2026).

Langkah preventif ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beragama, meski suasana di pusat peribadatan umat Hindu tersebut tampak lengang.

Patroli yang dimulai sejak pukul 10.00 WITA ini menyisir area sekitar RT. 02 RW. 01 guna mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Berdasarkan pantauan di lokasi, tidak ada kerumunan massa maupun aktivitas ritual di area Pura Agung.

Hal ini selaras dengan makna Hari Raya Nyepi, di mana umat Hindu tengah menjalani Catur Brata Penyepian—sebuah prosesi penyucian diri dan meditasi yang dilakukan di dalam rumah masing-masing selama 24 jam penuh.

Walaupun konsentrasi massa tidak terlihat di titik peribadatan, Sat Samapta Polres Tanah Laut tidak mengendurkan pengamanan.

Patroli intensif tetap dilakukan untuk memastikan lingkungan sekitar tetap steril dan tenang, sehingga kekhusyukan umat yang sedang beribadah di rumah tetap terjaga.

Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan adalah wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Kami memastikan bahwa pelaksanaan Hari Raya Nyepi berjalan dengan aman dan khidmat. Meskipun tidak ada kegiatan di pura karena umat melaksanakan penyepian di rumah masing-masing, kehadiran personel di lapangan tetap kami maksimalkan untuk mengantisipasi segala potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kapolres.

BACA JUGA: Esok Idul Fitri, ini Hari Terakhir Tunaikan Zakat Fitrah

Lebih lanjut, Ricky Boy Siallagan menekankan pentingnya merawat toleransi di wilayah Kabupaten Tanah Laut agar keharmonisan antarumat beragama tetap kokoh.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk saling menghormati pelaksanaan ibadah umat lain serta menjaga ketertiban lingkungan demi terciptanya kerukunan dan keharmonisan di Kabupaten Tanah Laut,” tutupnya. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu