Campak sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus measles dengan gejala demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta munculnya ruam kemerahan pada permukaan kulit.
”Penanganan penyakit ini umumnya dilakukan secara suportif, seperti pemberian cairan, nutrisi yang cukup, vitamin A, serta obat penurun panas,” jelasanya.
Untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut, Siti menegaskan pentingnya imunisasi campak-rubella (MR) sesuai jadwal yang telah ditetapkan secara nasional.
Selain itu, pemantauan melalui sistem surveilans dan pelaporan kasus suspek juga terus dilakukan untuk mendeteksi potensi penyebaran sejak dini.
“Surveilans ketat dan pelaporan kasus suspek sangat penting untuk mencegah terjadinya kejadian luar biasa,” ungkapnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi laporan suspek campak tersebut, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.
“Yang terpenting memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







