Kapolres Tabalong dalam amanatnya menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Intan 2026 melibatkan sebanyak 460 personel gabungan.
“Personel tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait lainnya,”kata Kapolres.
Ditambahkannya, Selama operasi berlangsung, para personel akan ditempatkan di sejumlah pos pelayanan, pos pengamanan, serta titik-titik rawan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama saat arus mudik dan arus balik Lebaran.
Adapun personel yang dilibatkan antara lain berasal dari Polres Tabalong beserta jajaran polsek, Kodim 1008 Tabalong, Batalyon C Pelopor Sat Brimobda Kalimantan Selatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, Basarnas, Senkom, hingga Pramuka Saka Bhayangkara.
“Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, kami menyiapkan tiga pos pengamanan dan pelayanan. Pos pelayanan berada di kawasan Danau Wisata Tanjung Puri atau Masjid Cheng Ho Tabalong Smart di Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak.
Sementara dua pos pengamanan lainnya berada di Pos Lalu Lintas Simpang Tiga Guru Danau, Kelurahan Mabu’un, Kecamatan Murung Pudak, serta di Terminal Pasar Kelua, Kelurahan Pulau, Kecamatan Kelua,”bebernya.
Sementara itu dari Kementerian Agama Kabupaten Tabalong juga menetapkan sembilan masjid ramah pemudik yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat maupun beribadah.
Masjid-masjid tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Masjid As-Shirathal Mustaqim Tanjung, Masjid An-Noor Jangkung, Masjid Nurul Ihsan Maburai, Masjid Hj Noor Fauziah–H Supian Mabu’un, Masjid Cheng Ho Tanjung Puri, Masjid An-Noor Tanta, Masjid Nurul Ummah Garagata Jaro, Masjid Al-Munawwarah Telaga Itar Kelua, serta Masjid Nurul Yaqin Pugaan. (wartabanjar.com/Suhardi).
Editor Restu







