BACA JUGA: Rahasia Pagi Setelah Malam Kemuliaan, Inilah Ciri Lailatul Qadar Menurut Hadits Nabi Muhammad SAW
Sementara itu, Kasubdid Analisis dan Pelaporan Bapenda Jawa Timur, Kholid, yang menerima kunjungan tersebut menjelaskan bahwa optimalisasi pajak dan retribusi daerah di Jawa Timur dilakukan melalui kerja sama yang intensif dengan berbagai Unit Pelaksana Daerah (UPD).
Menurutnya, koordinasi dan pendataan potensi secara berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan seluruh potensi penerimaan daerah dapat teridentifikasi dengan baik.
“Untuk hal tersebut, kami bekerja sama dengan seluruh UPD dalam melakukan pendataan potensi pajak dan retribusi daerah, namun pajak dan retribusi ini sifatnya dinamis, sehingga perlu dilakukan pembaruan data secara rutin, terutama pada beberapa sektor layanan seperti rumah sakit yang memiliki potensi penerimaan cukup besar,” ujar Kholid. (wartabanjar.com/dprdkalsel)
Editor: Yayu







