WARTABANJAR.COM, BARABAI– Semarak Ramadan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah kembali diwarnai tradisi khas daerah.

Sebanyak 17 grup dipastikan ambil bagian dalam Lomba Bagarakan Sahur 1447 Hijriah yang akan digelar di Taman Dwi Warna Barabai, Rabu (11/3/2026) malam ini usai Salat Tarawih.

Ajang tahunan yang selalu dinanti masyarakat ini menjadi wadah kreativitas generasi muda dalam membangunkan sahur dengan irama musik tradisional, alat sederhana, serta atraksi yang penuh semangat.

Kepala Disporabudparekraf HST, Muhammad Ramadlan melalui Kabid Kebudayaan, Muayyad, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap lomba tersebut sangat tinggi sehingga lokasi kegiatan dipindahkan ke Lapangan Dwi Warna Barabai.

“Awalnya rencana digelar di Halaman Balai Rakyat Barabai, namun melihat tingginya minat masyarakat yang menonton pada tahun sebelumnya, maka kami pindahkan ke Lapangan Dwi Warna agar dapat menampung lebih banyak penonton,” ujarnya.

Selain lebih luas, panggung berukuran 6 x 8 meter yang disiapkan juga dinilai memberikan ruang lebih leluasa bagi para peserta untuk menampilkan kreativitas mereka.

Tak hanya menjadi hiburan religi di bulan Ramadan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil.

“Dengan pelaksanaan di Lapangan Dwi Warna, kami berharap penonton juga bisa berbelanja di lapak UMKM yang ada di sekitar area kegiatan sehingga memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat,” jelas Muayyad.

Dalam lomba tersebut, panitia menghadirkan tiga juri yang memiliki latar belakang seni dan budaya, yakni Novyandi Saputra (Akademisi Universitas Lambung Mangkurat), Mukhlis Maman atau Julak Larau (Budayawan Kalimantan Selatan sekaligus maestro Kuriding), serta Muhammad Rossi (Founder Sanggar Junjung Banua Yogyakarta).

Pemerintah Kabupaten HST juga mengimbau masyarakat yang akan menyaksikan kegiatan tersebut agar mematuhi arahan petugas, terutama terkait pengaturan parkir kendaraan serta menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

BACA JUGA: Rahasia Pagi Setelah Malam Kemuliaan, Inilah Ciri Lailatul Qadar Menurut Hadits Nabi Muhammad SAW