WARTABANJAR.COM, TEHERAN – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga di kawasan Teluk setelah serangan yang dilancarkan Iran ke sejumlah wilayah di kawasan tersebut.
Permintaan maaf itu disampaikan dalam pidato yang disiarkan oleh televisi pemerintah Iran, Sabtu (7/3/2026).
“Saya harus meminta maaf atas nama saya sendiri dan atas nama Iran kepada negara-negara tetangga yang diserang oleh Iran,” ujar Pezeshkian seperti dilansir kantor berita AFP.
Ia juga menegaskan bahwa Iran tidak akan kembali menyerang negara-negara tetangganya kecuali jika serangan terhadap Iran terlebih dahulu berasal dari negara tersebut.
“Dewan kepemimpinan sementara kemarin sepakat bahwa tidak akan ada lagi serangan terhadap negara-negara tetangga dan tidak akan ada rudal yang ditembakkan kecuali serangan terhadap Iran berasal dari negara-negara tersebut,” lanjutnya.
Saat ini Iran dipimpin oleh dewan kepemimpinan sementara setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel pekan lalu.






