Oknum Polisi Diduga Tembak Aktivis Dayak Saat Aksi di Palangkaraya, Korban Luka Parah Dilarikan ke RS
WARTABANJAR.COM, PALANGKARAYA – Sebuah insiden penembakan diduga terjadi saat aksi massa di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Peristiwa tersebut mencuat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan situasi mencekam di lokasi aksi.
Dikutip dari akun @kaltengpedia, video yang beredar sejak siang hari itu memperlihatkan dugaan insiden penembakan terhadap massa aksi. Informasi mengenai kejadian tersebut cepat menyebar melalui grup WhatsApp dan berbagai platform media sosial.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban diketahui bernama Raja Gunung. Ia merupakan Koordinator Aksi Masyarakat Adat Kalteng (AMAK) sekaligus bagian dari Aliansi Ormas Dayak.
Raja Gunung dilaporkan mengalami luka tembak di bagian kaki. Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, tokoh masyarakat Dayak, Sigit, menyampaikan bahwa masyarakat Kalimantan Tengah bukanlah pihak yang memusuhi perusahaan maupun pihak lain.
Menurutnya, masyarakat hanya memperjuangkan keadilan dan berharap penyelesaian masalah dapat dilakukan melalui dialog.
“Masyarakat Kalteng bukan musuh dan bukan anti perusahaan. Mereka hanya meminta keadilan. Seharusnya diajak berdialog dan bermusyawarah untuk mufakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan dialog agar konflik tidak semakin meluas serta untuk menghindari jatuhnya korban, baik dari pihak pengunjuk rasa maupun aparat keamanan.
Hingga saat ini, informasi mengenai insiden tersebut masih terus berkembang.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad