Kualitas Udara Tabalong dan Batola Sangat Tidak Sehat, DLH Kalsel Minta Warga Gunakan Masker
WARTABANJAR.COM - Kualitas udara dua wilayah di Kalimantan Selatan masuk kategori kualitas sangat tidak sehat, Rabu (30/9/2026).
Hal ini berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara atau ISPU per 30 September 2026 pukul 09.00 WITA.
Adapun empat wilayah pantauan sebagai berikut:
Kabupaten Hulu Sungai Selatan: 127 (TIDAK SEHAT)
Kabupaten Barito Kuala: 259 (SANGAT TIDAK SEHAT)
Kota Banjarmasin: 142 (TIDAK SEHAT)
Kabupaten Tabalong: 212 (SANGAT TIDAK SEHAT)
Baca Juga Korban Tewas Ditemukan di Toilet Alfamart Jalan A Yani Km 13 Gambut Banjar Pascakebakaran
Baca Juga Tronton Pengangkut Alat Berat Tabrak Rumah Warga di Simpang Empat Pengaron Kabupaten Banjar
Menyikapi kondisi kualitas udara yang
memburuk akibat asap kebakaran lahan di beberapa wilayah Kalimantan Selatan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel mengimbau seluruh masyarakat untuk wilayah TIDAK
SEHAT dan SANGAT TIDAK SEHAT untuk melakukan langkah-langkah pencegahan berikut:
- Gunakan Masker di Luar Ruangan:
Selalu pakai masker (diutamakan masker N95 atau masker medis) saat beraktivitas di luar rumah untuk menyaring partikel mikroskopis (PM2:) yang berbahaya bagi paru-paru.
- Perbanyak Minum Air Putih:
Tingkatkan konsumsi air putih untuk membuang racun dalam tubuh, mencegah dehidrasi, serta meredakan tenggorokan yang gatal akibat paparan asap.
- Stop Kebakaran Lahan!
Dilarang keras membuka lahan dengan cara membakar. Tindakan ini tidak hanva merusak ekosistem
- Gunakan Masker di Luar Ruangan:
Selalu pakai masker (diutamakan masker N95 atau masker medis) saat beraktivitas di luar rumah untuk menyaring partikel mikroskopis (PM2-) yang berbahaya bagi paru-paru.
- Perbanyak Minum Air Putih:
Tingkatkan konsumsi air putih untuk membuang racun dalam tubuh, mencegah dehidrasi, serta meredakan tenggorokan yang gatal akibat paparan asap.
- Stop Kebakaran Lahan!
Dilarang keras membuka lahan dengan cara membakar. Tindakan ini tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga membahayakan kesehatan diri
sendiri, keluarga, dan tetangga sekitar.
- Laporkan Titik Api Segera:
Apabila melihat adanya indikasi atau titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla), segera laporkan kepada
aparat desa, petugas damkar setempat, atau hubungi Call Center. (Wartabanjar.com)