Setelah seluruh tahapan pemeliharaan dan penyempurnaan selesai, Tugu 0 KM akan diserahkan kembali kepada Biro Umum Setda Provinsi Kalsel sebagai pengguna (user).
“Setelah selesai, akan kami serahkan kembali kepada Biro Umum. Untuk peresmian dan hal-hal lainnya menjadi ranah Biro Umum. Kami di teknis tidak menentukan itu,” tegas Ryan.
Terkait operasional dan pengelolaan ke depan, ia menyebutkan masih menunggu arahan pemimpin.
Skema pengelolaan bisa saja diserahkan kepada pihak ketiga, BUMD, atau dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi Kalsel.
BACA JUGA: Teror Bom Molotov Gegerkan Banjarmasin Utara, Polisi Intensifkan Patroli dan Buru Pelaku
Dengan penyelesaian tahap pemeliharaan ini, diharapkan Tugu 0 KM dapat segera diresmikan dan menjadi salah satu ikon baru kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan.
“Pengelolaan ini penting untuk dimatangkan. Kalau dibuka tanpa pengelolaan yang jelas, akan berat dalam hal pemeliharaan dan operasional, termasuk penjagaan dan perawatan fasilitas,” pungkasnya. (wartabanjar.com/mckalsel)
Editor: Yayu







