Selain perubahan konsep, Netty menyebutkan panitia juga memutuskan tidak menghadirkan konser musik. Selama satu bulan penuh, kegiatan akan difokuskan pada lomba-lomba Islami, tadarus Al-Qur’an, puisi religi hingga bedah buku puisi.
“Memang tahun ini kita tidak ada konser-konseran. Kita fokus ke Islaminya karena juga mempertimbangkan suasana Ramadan serta empati terhadap daerah yang tengah berduka akibat bencana alam,” ungkapnya.
Netty juga menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan yang disiapkan bakal berkolaborasi dengan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Banjarbaru.
Sedangkan untuk pembukaan Ramadan Festival Banjarbaru dijadwalkan pada 1 Ramadan, menunggu hasil sidang isbat penetapan awal puasa.
”Pada hari pertama akan digelar opening ceremony yang dirangkai dengan buka puasa bersama Wali Kota Banjarbaru beserta jajaran di lokasi kegiatan,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







