WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kabar positif datang bagi sepak bola Malaysia. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memenangkan permohonan banding sementara terkait sanksi terhadap tujuh pemain naturalisasi mereka.
Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mengabulkan permintaan penangguhan hukuman yang sebelumnya dijatuhkan FIFA. Dengan keputusan tersebut, ketujuh pemain kini diperbolehkan kembali bermain sambil menunggu putusan final dari CAS.
Sanksi FIFA Sebelumnya
Kasus ini bermula dari investigasi FIFA terkait dugaan manipulasi dokumen naturalisasi pemain. Dalam temuannya, FIFA menilai ada ketidaksesuaian bukti garis keturunan yang digunakan sebagai dasar naturalisasi.
Akibat pelanggaran tersebut, FIFA menjatuhkan sejumlah sanksi, termasuk:
Larangan bermain selama 12 bulan untuk tujuh pemain.
Denda bagi FAM sebesar 350.000 franc Swiss.
Pembatalan hasil tiga pertandingan internasional Malaysia.
CAS Beri Penangguhan Sementara
FAM kemudian mengajukan banding ke CAS. Dalam keputusan terbarunya, CAS memberikan penangguhan sementara terhadap sanksi larangan bermain. Artinya, hukuman belum dicabut sepenuhnya, tetapi dibekukan sampai putusan akhir keluar.
Keputusan ini memberi dampak langsung bagi kekuatan skuad Harimau Malaya karena para pemain bisa kembali tampil di berbagai kompetisi.
Sidang Final Menentukan Nasib
Meski mendapat angin segar, status tujuh pemain tersebut belum sepenuhnya aman. Sidang lanjutan di CAS akan menentukan apakah sanksi FIFA tetap berlaku atau dibatalkan secara permanen.
Putusan final nantinya diperkirakan berdampak besar terhadap masa depan pemain serta reputasi sepak bola Malaysia di level internasional. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
