Siap Luncurkan Marketplace Pasar Tani, DPRD Kalsel: “Percepat Distribusi dan Pangkas Rantai Pasok”

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tengah menyiapkan peluncuran marketplace Pasar Tani berbasis daring untuk memperluas akses pasar produk pertanian daerah.

Platform digital tersebut dirancang sebagai kanal distribusi antardaerah agar komoditas petani memiliki kepastian pasar dengan harga yang lebih kompetitif.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Firman Yusi, saat mengunjungi Pasar Tani di DPD PKS Kabupaten Tabalong, Sabtu (14/2/2026).

Skema Pertemukan Produsen dan Konsumen Antarwilayah

Firman menjelaskan, marketplace Pasar Tani akan memprioritaskan komoditas yang relatif tahan simpan dan mudah didistribusikan.

“Skemanya mempertemukan daerah produsen dengan daerah yang membutuhkan. Misalnya Tabalong memiliki komoditas kemiri, daerah lain bisa langsung bertransaksi. Sebaliknya, jika Tabalong membutuhkan bawang merah, pasokan bisa dipenuhi dari sentra produksi seperti Brebes, Jawa Tengah,” ujarnya.

Menurut Firman, model transaksi akan dibuat fleksibel. Tidak hanya jual beli konvensional, tetapi juga memungkinkan skema pertukaran komoditas atau barter apabila terdapat kesesuaian kebutuhan antarwilayah.

“Dengan begitu, rantai pasok diharapkan lebih efisien dan petani memperoleh kepastian serapan produksi,” imbuhnya.

Perkuat Ekonomi Daerah dan Transparansi Harga

Firman menilai, pasar tani online berpotensi memperkuat ekonomi daerah karena membuka akses distribusi lintas wilayah tanpa harus bergantung sepenuhnya pada tengkulak.

Baca Juga :   Simulasi Tarif Penerbangan Bandara Warukin-Surabaya Diperkirakan Rp 2 Jutaan, Ini Daftar Tujuan Lainnya

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca