WARTABANJAR.COM – Aksi ekstrem demi konten kembali memakan korban. Seorang food vlogger asal Filipina dilaporkan meninggal dunia setelah nekat mengonsumsi kepiting beracun yang dikenal sebagai “devil crab” atau kepiting iblis.
Peristiwa tragis ini menjadi peringatan serius akan bahaya membuat konten makanan tanpa memahami risiko kesehatan, terutama saat mengonsumsi hewan laut beracun.
Kronologi Food Vlogger Makan Kepiting Beracun
Food vlogger bernama Emma Amit diduga menyantap kepiting beracun tersebut dalam sebuah video mukbang yang direkam pada 4 Februari 2026 di dekat kediamannya di Puerto Princesa, Palawan, Filipina.
Dilansir dari New York Post (12/02/2026), dalam video yang beredar, Emma terlihat bersama beberapa rekannya mengumpulkan berbagai jenis kerang dan seafood di kawasan hutan bakau.
Hasil tangkapan itu kemudian dimasak menggunakan kuah santan, termasuk:
Kepiting beracun “devil crab”
Seekor siput laut
Beberapa jenis seafood lainnya
Makanan tersebut lalu disantap langsung di depan kamera untuk konten media sosial.
Kondisi Memburuk Usai Mengonsumsi Kepiting Iblis
Namun sehari setelah makan hidangan tersebut, kondisi kesehatan Emma dilaporkan menurun drastis akibat racun dari kepiting.
Warga sekitar menyebut korban mengalami:
Kejang-kejang hebat
Kondisi tubuh melemah
Kesulitan bernapas
Emma sempat dilarikan ke klinik setempat sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit.
Saat tidak sadarkan diri, bibirnya dilaporkan berubah menjadi biru tua, tanda serius keracunan neurotoksin.
Meski tim medis telah berupaya maksimal, nyawa Emma tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia pada 6 Februari 2026, dua hari setelah mengonsumsi kepiting tersebut.
