Harga Lombok Rawit Masih ‘Pedas’ di Tabalong, Tembus Rp120 Ribu per Kg Sejak November 2025

WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Harga lombok rawit di Pasar Rakyat Bauntung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, masih bertahan tinggi di kisaran Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram.

Kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, terhitung sejak November 2025 hingga pertengahan Februari 2026.

Tingginya harga cabai rawit itu dirasakan langsung oleh pedagang eceran.

Yanti, salah seorang pedagang sayur-mayur di Pasar Bauntung, mengaku harga beli dari tengkulak kini sudah menyentuh angka Rp120.000 per kilogram.

“Harga dari pemasok sudah mahal. Kami beli Rp120 ribu per kilo, mau tidak mau jualnya harus lebih tinggi supaya tetap ada untung,” kata Yanti saat ditemui di Pasar Bauntung, Tanjung, Jumat (13/2/2026).

Menurut Yanti, mahalnya harga lombok rawit dipicu oleh pasokan yang terus berkurang.

Produksi dari petani lokal di Tabalong menurun, sehingga pasokan cabai rawit yang masuk ke pasar menjadi terbatas.

Selain dari Tabalong, pasokan lombok rawit juga berasal dari wilayah Barabai, namun suplai dari daerah tersebut belum mampu menutup kekurangan stok di tingkat pedagang.