Dinkes Kalsel Perkuat Upaya Turunkan AKI, AKB dan Stunting

WARTABANJAR.COM – Pertemuan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelayanan Kesehatan Keluarga bagi Kabupaten/Kota se-Kalsel digelar Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Rabu (11/2/2026).

Tujuan kegiatan adalah mengukur capaian kinerja serta memperkuat sinergi lintas program dan lintas sektor untuk menekan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta prevalensi stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin, yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Rahmadi, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan keluarga merupakan pilar utama dalam pembangunan kesehatan daerah.

“Melalui pendekatan siklus hidup, kita berupaya memastikan setiap anggota keluarga, mulai dari ibu hamil, bayi, anak, remaja, usia produktif hingga lansia, mendapatkan pelayanan yang layak, berkualitas, dan berkesinambungan,” ujar Rahmadi.

Ia juga menyampaikan bahwa penanganan kesehatan keluarga tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi dan melibatkan berbagai sektor. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Kalsel agar seluruh jajaran bekerja dengan hati, tulus, dan mengedepankan kolaborasi.

“Dengan hadirnya lintas program dan lintas sektor, hambatan yang kita temukan di lapangan akan lebih cepat dicarikan solusi. Semangat bekerja bersama dan merangkul semua menjadi kunci dalam menurunkan angka kematian ibu, bayi, maupun stunting,” katanya.

Rahmadi yang baru dilantik sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada 6 Februari 2026 itu juga mengungkapkan komitmennya untuk mengoptimalkan pelaksanaan program-program kesehatan masyarakat.

Baca Juga :   9 Posko Kesehatan di Haul Abah Guru Zuhdi

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca