WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Panggung komedi tunggal di Bumi Tuntung Pandang mencatatkan sejarah baru lewat gelaran “Stand Up Nite (SUN) 1: Pelaihari Reborn” yang sukses menyedot perhatian ratusan pasang mata di Aula Rakat Manuntung Hutan Jati, Pelaihari, Sabtu (7/2/2026) malam.
Acara yang diinisiasi oleh komunitas Stand Up Indo Pelaihari ini menjadi penantian panjang selama 12 tahun sejak komunitas tersebut berdiri.
Untuk pertama kalinya, mereka berani menggelar pertunjukan komedi berbayar (bertiket) yang ternyata mendapat respons luar biasa dari masyarakat setempat.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Akhmad Hidayat, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme penonton yang melampaui ekspektasi untuk sebuah acara perdana di kota tersebut.
”Ini adalah pertama kalinya kami mengadakan ini. Ada sokongan yang sangat menyenangkan juga dari pemerintah kabupaten yang terbuka dengan keterampilan-keterampilan ini yang lebih nge-pop sekarang. Dan alhamdulillah pecah dengan keramaiannya hampir 130 orang untuk pertama kali,” ujar Dayat, sapaan akrabnya, saat ditemui di lokasi acara.
Sebanyak 13 komika naik ke atas panggung untuk mengocok perut penonton.
Menariknya, mayoritas penampil merupakan putra daerah asli Tanah Laut yang telah mengasah materi mereka dari kafe ke kafe.
”Open mic itu ada 11 komik, dan semua itu dari Pelaihari, asal orang Pelaihari. Sisanya dua ada guest star dari komunitas Stand Up Indo Banjarbaru dan salah satu itu juga founder orang Pelaihari. Jadi, ada 13 komik Pelaihari hari ini,” tambahnya.
