WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Suporter Inter Milan berusia 19 tahun meminta maaf setelah melempar kembang api yang melukai kiper Cremonese Emil Audero.
Insiden terjadi saat pertandingan Serie A di Stadio Giovanni Zini ketika perangkat meledak dekat kaki penjaga gawang.
Audero mendapat perawatan medis usai terkena ledakan, namun tetap melanjutkan pertandingan meski mengalami luka ringan dan terbakar.
Pertandingan tersebut berakhir kemenangan Inter Milan dua gol tanpa balas atas Cremonese pada pekan ke-23 Serie A.
Pelaku yang diidentifikasi aparat kepolisian menyatakan penyesalan atas tindakan berbahaya tersebut melalui pernyataan resmi kepada publik.
Ia mengungkapkan permintaan maaf kepada Audero, kedua klub, serta seluruh pendukung yang terdampak kejadian tersebut.
Pihak berwenang menangkap pelaku dan menempatkannya dalam proses hukum dengan kemungkinan hukuman penjara serta penahanan rumah.
Kuasa hukumnya menilai kliennya tidak menyadari konsekuensi tindakan, sementara klub dikenai denda terkait insiden pertandingan tersebut.
Sementara itu otoritas olahraga menyelidiki insiden lanjutan serta potensi sanksi tambahan terhadap individu maupun pihak terkait.
Agenda kompetisi Serie A tetap berjalan sesuai jadwal dengan pengawasan keamanan diperketat pada pertandingan berikutnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar
