Terungkap! 8.000 Jiwa Penduduk Banua Lawas Masuk Kategori Miskin, Jadi Sorotan di Musrenbang

Untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat, diusulkan program perluasan lahan pertanian.

Saat ini, kebutuhan beras masyarakat Banua Lawas dinilai masih dapat terpenuhi dari produksi lokal, namun perlu ditopang dengan penguatan sektor pertanian agar lebih berkelanjutan.

Di sektor kesehatan, diusulkan peningkatan layanan kesehatan, terutama penambahan tenaga dokter.

“Saat ini, Kecamatan Banua Lawas hanya memiliki dua dokter umum. Padahal, jumlah warga yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan mencapai sekitar 17.500 orang. Mengacu pada standar pelayanan BPJS, idealnya satu dokter melayani sekitar 5.000 peserta,” ujar Arianto.

Kondisi ini, lanjutnya, membuat pelayanan kesehatan dinilai belum optimal.

BACA JUGA: OTT KPK di Banjarmasin, Dugaan Suap

Selain penambahan dokter, usulan prioritas lainnya adalah rehabilitasi total Puskesmas Banua Lawas guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan pelayanan bagi masyarakat.

Sementara di bidang pendidikan, berbagai usulan juga disampaikan, mulai dari peningkatan sarana prasarana sekolah hingga dukungan program pendidikan yang dapat membantu menekan angka putus sekolah, terutama di kalangan keluarga kurang mampu.

Hasil Musrenbang Kecamatan Banua Lawas ini selanjutnya akan dibawa ke tingkat kabupaten untuk dibahas dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Tabalong dalam RKPD 2027. (wartabanjar.com/Suhardi)

Editor: Yayu

Baca Juga :   Didatangi Satgas Pangan, Harga Beras hingga Telur di Barabai Justru di Bawah Acuan

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca