Terungkap! 8.000 Jiwa Penduduk Banua Lawas Masuk Kategori Miskin, Jadi Sorotan di Musrenbang

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Permasalahan kemiskinan menjadi isu krusial dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Banua Lawas untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tabalong tahun 2027.

Dalam forum tersebut terungkap, dari total sekitar 21 ribu jiwa penduduk Kecamatan Benua Lawas, 8.000 jiwa atau sekitar 38 persennya masuk dalam kategori masyarakat miskin.

Data ini mengacu pada catatan Silangkar yang menjadi rujukan dalam perencanaan program penanggulangan kemiskinan.

Hal itu diungkapkan Camat Benua Lawas, Arianto pada saat menyampaikan laporan kegiatan Musrenbang di Halaman Kantor Kecamatan Banua Lawas, Rabu (4/2/2026).

Dijelaskannya, tingginya angka kemiskinan menjadi dasar utama penentuan skala prioritas pembangunan di wilayahnya.

Seluruh program yang diusulkan diarahkan agar berdampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada Musrenbang kali ini, terdapat sebanyak 337 usulan yang dihimpun dari seluruh desa di Kecamatan Banua Lawas.

Dari jumlah tersebut, 124 usulan merupakan bidang infrastruktur, dan 15 usulan menjadi super prioritas.

Khusus infrastruktur fokus utama yakni pembangunan yang menghubungkan akses antarwilayah, seperti pembangunan jalan protokol dan jalan usaha tani.

“Perbaikan infrastruktur ini diharapkan dapat membuka akses ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.

Selain infrastruktur, bidang ekonomi juga menjadi perhatian utama.

Baca Juga :   Kios di Warukin Terbakar! Penjaga Warung Alami Luka Bakar, Polres Tabalong Ungkap Kronologinya

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca