“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka cipta kondisi keamanan berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan. Pada 2024 tercatat sekitar 900 kasus laka lantas dengan 349 korban meninggal dunia, dan pada 2025 angka tersebut berhasil ditekan hingga turun sekitar 8 persen,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menegaskan bahwa kampanye keselamatan berlalu lintas dan safety riding merupakan langkah edukatif yang penting bagi masyarakat.
“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan disiplin berlalu lintas dan mematuhi aturan, risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” katanya.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara semakin meningkat sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat terus terjaga.
Kegiatan tersebut turut diikuti oleh perwakilan Jasa Raharja, Pemda HST, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, komunitas ojek online, dan pelajar SMAN 1 Barabai. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







