Paes mengungkapkan bahwa Ajax bukan klub biasa baginya. Sejak kecil, ia telah mengidolakan raksasa Belanda tersebut.
“Saya sudah menjadi penggemar berat Ajax sejak kecil. Saya selalu melihat Ajax sebagai klub yang luar biasa,” katanya.
Karena itu, kesempatan mengenakan seragam Ajax menjadi mimpi yang akhirnya terwujud.
“Sungguh fantastis sekarang saya benar-benar menjadi bagian dari klub ini,” ungkapnya.
Perjalanan dari MLS hingga Kembali ke Belanda
Paes juga menyinggung perjalanan kariernya yang sempat membawanya bermain di Amerika Serikat bersama FC Dallas.
“Sebagai pemain profesional, Anda harus percaya pada diri sendiri dan memiliki visi jangka panjang. Tidak semua orang menyangka saya akan pindah ke Amerika, tapi saya melihat perkembangan di sana,” jelasnya.
Ia pun mengaku hanya ingin kembali ke Belanda jika kesempatan itu datang dari Ajax.
“Jika saya kembali ke Belanda, maka itu hanya untuk Ajax. Dan itulah yang akhirnya terjadi,” tegas Paes.
Transfer Dramatis Jelang Deadline
Proses transfer Maarten Paes disebut berlangsung menegangkan karena terjadi mendekati penutupan bursa transfer.
“Beberapa hari terakhir cukup menegangkan. Ada momen di mana semuanya hampir gagal,” ungkapnya.
Namun, semuanya berakhir manis.
“Untungnya semuanya selesai dengan baik. Sekarang saya berada di sini, di Ajax, dan itu terasa luar biasa,” tutup Paes.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







