CATAT! Muhammadiyah Tetapkan Ramadhan 2026 Lebih Awal, Pemerintah dan NU Masih Tunggu Sidang Isbat

Namun, pemerintah menegaskan bahwa keputusan final tetap menunggu hasil Sidang Isbat.

Sidang Isbat dijadwalkan berlangsung pada:

29 Syaban 1447 H

17 Februari 2026

Metode yang digunakan adalah gabungan hisab dan rukyatul hilal.

Awal Puasa Ramadhan 2026 Versi NU Masih Menunggu Pengumuman

Hingga saat ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belum mengumumkan secara resmi tanggal awal puasa Ramadhan 1447 H.

NU menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU), yaitu pendekatan yang mengombinasikan perhitungan astronomi dengan pengamatan langsung hilal.

PBNU akan melaksanakan rukyatul hilal pada:

29 Syaban 1447 H

17 Februari 2026

Hasil pengamatan tersebut akan menjadi dasar penetapan awal Ramadhan oleh NU.

Masyarakat Diimbau Menunggu Pengumuman Resmi

Karena adanya potensi perbedaan awal Ramadhan akibat metode penetapan yang berbeda, masyarakat diimbau untuk menunggu keputusan resmi dari masing-masing otoritas keagamaan.

Dengan begitu, pelaksanaan ibadah puasa dapat berjalan dengan khusyuk, tertib, dan penuh persatuan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad