“Dengan kondisi fiskal yang menuntut efisiensi, pembangunan harus terarah. Membangun usaha ekonomi produktif, termasuk UMKM dan sektor jasa lainnya, adalah strategi jitu karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Husnul Habib menekankan bahwa penguatan UMKM sejalan dengan visi dan misi Tabalong Smart. Ia menilai, Kecamatan Tanjung perlu terus berbenah agar mampu mendorong kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pengembangan ekosistem UMKM, mulai dari pembinaan, akses permodalan, pemasaran produk, hingga pemanfaatan teknologi digital, dinilai sangat penting agar UMKM di Tanjung mampu naik kelas dan bersaing lebih luas.
“Tabalong Smart bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana pembangunan diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Tanjung sebagai pusat kota harus menjadi contoh penguatan UMKM dan sektor jasa,” pungkasnya.
Upaya penguatan UMKM dan sektor jasa di Kecamatan Tanjung diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjadi sumber pertumbuhan PAD Kabupaten Tabalong pada masa mendatang.(wartabanjar.com/Suhardi)
editor: nur_muhammad







