Tanjung Harus Jadi Lokomotif Ekonomi Tabalong! Husnul Habib Tekankan UMKM Wajib Naik Kelas
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Anggota DPRD Tabalong dari Fraksi NasDem Dapil Tanjung–Tanta, Muhammad Husnul Habib, mendorong Kecamatan Tanjung untuk menjadi motor penggerak ekonomi Kabupaten Tabalong melalui penguatan sektor jasa dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sebagai ibu kota kabupaten, Kecamatan Tanjung dinilai memiliki perputaran ekonomi yang sangat besar serta peluang strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan politisi muda NasDem itu saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanjung dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Tabalong Tahun 2027, yang digelar di Halaman Kantor Camat Tanjung.
“Penguatan UMKM merupakan langkah nyata untuk mempercepat perputaran ekonomi masyarakat. Karakter Kecamatan Tanjung yang berada di wilayah perkotaan sangat cocok untuk pengembangan sektor jasa, perdagangan, serta berbagai usaha produktif berbasis UMKM,” ungkap Husnul Habib kepada wartabanjar.com, Sabtu (31/1/2026).
Ia menegaskan, besarnya aktivitas ekonomi di pusat kota menjadi peluang besar untuk menggerakkan roda perekonomian secara merata.
Menurutnya, di tengah kondisi rasionalisasi anggaran, arah pembangunan harus semakin fokus dan berbasis skala prioritas, terutama pada sektor ekonomi produktif yang langsung berdampak kepada masyarakat.
“Dengan kondisi fiskal yang menuntut efisiensi, pembangunan harus terarah. Membangun usaha ekonomi produktif, termasuk UMKM dan sektor jasa lainnya, adalah strategi jitu karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Husnul Habib menekankan bahwa penguatan UMKM sejalan dengan visi dan misi Tabalong Smart. Ia menilai, Kecamatan Tanjung perlu terus berbenah agar mampu mendorong kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pengembangan ekosistem UMKM, mulai dari pembinaan, akses permodalan, pemasaran produk, hingga pemanfaatan teknologi digital, dinilai sangat penting agar UMKM di Tanjung mampu naik kelas dan bersaing lebih luas.
“Tabalong Smart bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana pembangunan diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Tanjung sebagai pusat kota harus menjadi contoh penguatan UMKM dan sektor jasa,” pungkasnya.