Menguliti Akulturasi: Saat Tradisi Baayun Maulid Dibedah dari Kacamata Intelektual

Diskusi ini menghadirkan langsung sang penulis, Dr. Wahyudi Rifani, M.Pd.I, yang mengupas tuntas latar belakang risetnya.

BACA JUGA: Harga Emas Melonjak Tajam, Begini Cara Menghitung Zakat Emas Sesuai Ajaran Islam

Suasana diskusi semakin tajam saat Dr. H. Hasnani Isma A. Kutai, M.Sc, yang merupakan pendiri HPPMTL sekaligus pembedah buku, memberikan tinjauan kritis mengenai kekuatan nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam prosesi ayunan maulid tersebut.

Melalui Dispora, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menegaskan komitmennya untuk terus menyokong kegiatan literasi dan kajian keilmuan seperti ini.

Hal ini dinilai krusial sebagai benteng pelestarian budaya lokal sekaligus penguat fondasi keagamaan yang kontekstual bagi masyarakat di tengah arus modernisasi. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu