Selain itu, Dion Markx yang memiliki darah Indonesia pernah masuk radars pencari bakat Ajax meskipun langkahnya selanjutnya lebih banyak berkembang di kompetisi Belanda lain sebagai bagian dari proses adaptasi sepak bola profesional di Eropa. Ketiganya mencerminkan keberagaman peran talenta Indonesia di luar negeri.
Kiprah pemain berdarah Indonesia di Ajax dinilai memberi inspirasi bagi generasi muda dalam negeri serta menunjukkan peluang sejak usia dini untuk mengambil jalan karier sepak bola di klub Eropa melalui jalur akademi dan naturalisasi. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







