Kodim Tekankan Lokasi Strategis dan Mudah Dijangkau Warga
Sementara itu, Pasi Ter Kodim 1002/HST, Kapten Inf Subhan, menekankan pentingnya memilih lokasi yang strategis dan dekat dengan permukiman warga agar koperasi dapat berfungsi optimal sebagai pusat ekonomi desa.
“Pada tahap awal, lahan dengan luas di bawah 1.000 meter persegi masih memungkinkan, asalkan tersedia area parkir dan berada di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat,” tegasnya.
Namun demikian, ia mengingatkan pembangunan tidak boleh menggunakan lahan pertanian maupun sarana olahraga.
Pembiayaan dan Pengawasan Jadi Perhatian
Selain kesiapan lahan, rapat juga membahas skema pembiayaan pembangunan koperasi desa yang dipaparkan oleh Inspektorat Kabupaten HST, termasuk plafon pembiayaan serta mekanisme angsuran.
Berbagai instansi turut memberikan masukan mengenai kesiapan aset, struktur tanah, pengawasan pembangunan, hingga pemanfaatan lahan milik desa maupun pemerintah daerah.
Harapan: Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa
Melalui koordinasi yang solid dan perencanaan matang, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat tumbuh sebagai motor penggerak ekonomi desa, meningkatkan kemandirian masyarakat, serta mengurangi kesenjangan ekonomi desa dan kota di wilayah Bumi Murakata.(wartabanjar.com/Adew)
editor: nur_muhammad

