Yudi menambahkan, peningkatan kinerja MPP membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Berbagai persoalan yang masih muncul, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas, hingga integrasi sistem layanan antarinstansi, perlu dibahas secara terbuka untuk menemukan solusi yang tepat.
”Sehingga pentingnya inovasi, terutama melalui pemanfaatan teknologi informasi, agar pelayanan publik semakin efisien dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala DPMPTSP Kabupaten Banjar, Santi Nurlela, menjelaskan konsep MPP dirancang untuk menyatukan berbagai layanan pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta dalam satu tempat.
Dengan model ini, masyarakat tidak perlu berpindah-pindah lokasi untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi.
“MPP hadir untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam pelayanan publik,” tandasya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







