VIRAL! Guru SMP di Luwu Utara Dipukuli Muridnya hingga Berdarah-darah, Niat Tegakkan Disiplin Berujung Tragis!

WARTABANJAR.COM, LUWU UTARA – Kejadian memilukan menimpa seorang guru di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Niat hati ingin menegakkan kedisiplinan di lingkungan sekolah, ia justru berakhir menjadi korban kekerasan dari muridnya sendiri.

Korban diketahui bernama Arpan Lisman (28), seorang tenaga pengajar di SMP Negeri 1 Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Senin, 26 Januari 2026, dan mendadak viral setelah rekaman kejadian beredar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat korban mengalami luka hingga wajahnya berlumuran darah.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika Arpan hendak memulai kegiatan belajar mengajar. Saat melakukan absensi di dalam kelas, ia terkejut mendapati ruang belajar dalam kondisi nyaris kosong. Dari puluhan kursi yang tersedia, hanya satu orang siswa yang terlihat duduk di bangkunya.

Merasa bertanggung jawab terhadap proses pembelajaran, Arpan kemudian berinisiatif mencari keberadaan siswa lainnya di sekitar lingkungan sekolah. Pencariannya mengarah ke area sekitar kantor sekolah, tempat sekelompok siswa justru terlihat berkumpul di luar kelas.

Dengan pendekatan persuasif, Arpan meminta para siswa tersebut untuk segera kembali ke kelas dan mengikuti pelajaran sebagaimana mestinya. Namun, bukannya menuruti arahan, para siswa justru membubarkan diri dan melarikan diri dari hadapan gurunya.

Situasi tersebut memicu aksi kejar-kejaran singkat. Dari sejumlah siswa yang kabur, hanya satu orang yang tertinggal, yakni siswa berinisial MY (16). Dalam upaya menegakkan disiplin, Arpan diketahui sempat melakukan kontak fisik ringan dengan menendang bagian pantat MY sebelum siswa itu pergi meninggalkan lokasi.

Baca Juga :   Menkeu Purbaya Bakal Rombak Besar-Besaran Dirjen Bea dan Cukai

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca