Ia juga menekankan pentingnya membangun semangat baru bagi para tenaga kesehatan melalui momentum ulang tahun yang kedua kalinya diseremonialkan ini.
“Tentu, ini adalah hari ulang tahun yang kepat dulu dan di seremonialkan ini, yang ke-2 jadi tahun lalu, itu yang pertama. Dan ini yang ke-2 harapannya adalah tentu, dengan adanya event seperti ini, biar bikin rumah sakit karyawan rumah sakit, rumah sakitnya, hadjiboejasin ini kembali fresh. Anggap aja ini refreshing buat mereka, sehingga nanti goal nya tentu adalah layanan kesehatan kepada masyarakat Tanah Laut semakin baik,” tambahnya.
Selain aspek pelayanan, RSUD Hadji Boejasin juga sedang mempersiapkan lompatan besar dalam penanganan penyakit tidak menular. Salah satunya adalah hadirnya peralatan medis canggih dukungan dari pemerintah pusat.
“Ini fasilitas baru ada, nanti baru datang ada untuk mamo. Tapi nanti kedepannya masih perlu izin-izin dan sebagainya. Jadi, itu adalah dropping dari kementerian kesehatan untuk mendukung program layanan kanker di rumah sakit hadjiboejasin,” pungkasnya.
Hadirnya alat Mammografi (Mamo) tersebut diharapkan segera beroperasi secara maksimal setelah proses perizinan tuntas, sehingga RSUD Hadji Boejasin mampu menjadi garda terdepan dalam deteksi dini dan layanan kanker di Kalimantan Selatan.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







