Dalam pidato kuncinya, Presiden menekankan prinsip bahwa tidak ada kemakmuran tanpa perdamaian, sembari mempromosikan peran Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
Kehadiran perdana Prabowo di Davos setelah satu dekade absennya pemimpin Indonesia ini telah memposisikan RI sebagai mitra strategis global yang berkomitmen pada pertumbuhan ekonomi yang mandiri namun tetap terbuka bagi kolaborasi internasional. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

