Sementara itu, Direktur Plant Jhonlin Baratama sekaligus Koordinator Plant, Aries Yudi Kristanto, mengingatkan para relawan bahwa misi kemanusiaan bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga tentang sikap dan empati.
“Relawan akan berhadapan langsung dengan masyarakat yang sedang berduka. Karena itu, jaga etika, jaga sikap, dan hormati budaya setempat. Kita hadir membawa nama perusahaan dan juga bersinergi dengan institusi negara, termasuk TNI,” pesannya.
Saat ini, 31 unit dump truck Sany dan sejumlah ekskavator telah bekerja di lokasi bencana. Jhonlin Group terus mengupayakan tambahan dukungan teknis agar proses pemulihan infrastruktur dan lingkungan dapat berjalan maksimal.
Lebih dari sekadar bantuan fisik, kehadiran para relawan diharapkan mampu menghadirkan dukungan moral dan rasa kebersamaan, bahwa para korban tidak sendirian menghadapi bencana.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







