WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadhan 2026. Penyaluran bantuan gizi ini akan disesuaikan dengan pelaksanaan ibadah puasa, tanpa mengurangi hak para penerima manfaat.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa MBG selama Ramadhan tetap disalurkan pada jam sekolah seperti biasa. Namun, bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa, makanan tersebut dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka.
“Iya benar, MBG tetap disalurkan selama Ramadhan 2026,” ujar Dadan saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (21/1/2026).
Dadan menjelaskan, makanan MBG selama Ramadhan disiapkan dalam bentuk makanan siap santap dengan daya tahan hingga 12 jam. Dengan demikian, makanan tersebut tetap layak dan aman dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.
“Makanannya siap santap dan tahan sampai 12 jam, sehingga bagi yang berpuasa bisa dikonsumsi saat berbuka,” katanya.
Di wilayah dengan mayoritas penduduk menjalankan ibadah puasa, MBG tetap dibagikan di sekolah untuk kemudian dibawa pulang oleh para penerima manfaat. Sementara itu, di daerah yang mayoritas penduduknya tidak berpuasa, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, dan wilayah lainnya, penyaluran MBG tetap dilakukan secara normal seperti hari biasa.
“Di daerah yang tidak berpuasa, penyalurannya tetap normal,” jelas Dadan.
Selama bulan Ramadhan, penyaluran MBG juga akan menggunakan tas daur ulang atau recycle bag yang ramah lingkungan. Tas tersebut wajib dikembalikan agar dapat digunakan kembali pada penyaluran berikutnya.

