Rahmat menyebutkan, atas arahan Ketua DPRD Banjar, mereka juga menjadwalkan pendataan dan pemetaan titik-titik pembuangan air dengan melibatkan Dinas Pertanian.
“Akan kita investigasi. Kita minta Dinas Pertanian melakukan pemetaan lewat drone, supaya jelas titik mana saja yang menjadi aliran pembuangan air tersebut,” katanya.
Rahmat menegaskan, meski saat ini fokus tertuju pada PT Palmina karena aduannya paling jelas dan sempat viral di media sosial, DPRD tidak menutup kemungkinan menindaklanjuti perusahaan lain.
“Kalau ada aduan perusahaan lain, tentu akan kami tindaklanjuti juga. Kami ini wakil rakyat,” tandasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







