“Hasil temuan tim SAR intinya kita sudah menemukan dua bagian besar pesawat terdiri dari badan, ekor, serta jendela pesawat. Ini sudah ada koordinatnya dan sekarang tim darat sedang melaksanakan kegiatan di lokasi,” tambahnya.
Selang beberapa menit kemudian, pada pukul 08.09 WITA, tim SAR yang terdiri dari pasukan gerak cepat (Pasgat) dan Basarnas diterjunkan ke lokasi melalui titik yang memungkinkan pendaratan helikopter.
“Mereka membawa peralatan di samping itu juga membawa alat komunikasi sehingga kita yang ada di posko, bisa langsung berkomunikasi dengan tim yang ada di TKP atau tempat pesawat itu jatuh,” jelas Nawoko.
Pangdam juga menyoroti kondisi medan yang ekstrem dan cuaca berkabut sebagai tantangan utama dalam proses pencarian korban.
“Dengan catatan safety first apabila kondisi cuaca dan medan memungkinkan. Kalau tidak, nanti kita akan bawa korban ke pos yang sudah berfungsi di wilayah Kabupaten Pangkep, khususnya di pos desa Tompobulu. Di sana sudah ada pos gabungan terdiri dari TNI, Polri, serta pemerintah daerah,” tutupnya. (Wartabanjar.com/inilah.com)
Editor Restu







