WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan masih berdampak luas.
Hingga update terakhir, tercatat sekitar 242 ribu jiwa terdampak, dengan jumlah rumah terendam mencapai sekitar 32 ribu unit.
Kepala BPBD Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, mengatakan Kabupaten Banjar menjadi daerah dengan dampak paling parah.
“Untuk saat ini fokus penanganan memang di Kabupaten Banjar. Setelah selesai, kami akan bergeser ke daerah lain yang juga terdampak,” ujarnya, Minggu (18/1/2026).
Selain banjir akibat luapan sungai, potensi banjir rob masih mengancam sejumlah wilayah pesisir.
Meski demikian, Ronny menyebut dampaknya relatif lebih terkendali seiring menurunnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
“Potensi banjir rob masih ada, tetapi alhamdulillah curah hujan tidak terlalu tinggi, sehingga dampaknya belum separah yang dikhawatirkan,” katanya.







