DLH Banjarbaru Tutup Dua TPS, Penataan Lokasi Sampah Terus Dilakukan
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarbaru menutup dua Tempat Penampungan Sementara (TPS), masing-masing TPS Guntung Paring dan TPS Guntung Manggis, sebagai bagian dari penataan pengelolaan sampah di wilayah kota.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Banjarbaru, Subrianto menjelaskan, penutupan dilakukan karena kondisi lokasi yang dinilai sudah tidak sesuai.
“Untuk Guntung Paring dipindahkan ke tempat yang berdekatan, sedangkan TPS Guntung Manggis karena posisinya di bahu jalan, maka kami pindahkan,” ujarnya, Minggu (18/1/2026).
Baca Juga Diduga Mabuk, Mobil Tabrak Median Jalan di Jembatan Dewi
Selain dua TPS tersebut, sepanjang 2025 DLH Banjarbaru juga telah menutup empat TPS lainnya, yakni TPS Golf, TPS Rebatiq, TPS Wengga, dan TPS SD Gunung Kupang.
Penutupan TPS Golf dilakukan karena lahan akan dimanfaatkan oleh pihak Angkasa Pura. Sampah dari lokasi tersebut dialihkan ke TPS Bypass Lingkar Utara, Pusat Daur Ulang (PDU) Loktabat Utara, serta TPS Sidomulyo.
Sementara TPS Rebatiq ditutup karena lokasinya dinilai tidak ideal, lantaran berdekatan dengan kawasan perkantoran dan area bermain. TPS tersebut kemudian dialihkan ke TPS Purnama dan TPS Pinus.
Adapun TPS Wengga dan TPS Gunung Kupang ditutup setelah adanya keberatan dari warga sekitar terkait aktivitas pembuangan sampah.
Terkait penambahan TPS baru, Subri menyebut hingga saat ini belum ada rencana dari Pemerintah Kota Banjarbaru. Namun, peluang penambahan tetap terbuka jika ada masyarakat yang menyediakan lahan.
“Kalau ada masyarakat yang menyediakan lokasinya, itu dimungkinkan,” katanya.
DLH berharap penataan TPS ini dapat meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi dampak sosial bagi warga sekitar. Masyarakat pun diimbau untuk membuang sampah di lokasi yang telah ditentukan.
“Kami mengharapkan partisipasi masyarakat agar pengelolaan sampah bisa berjalan lebih tertib,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu