WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Di tengah padatnya jadwal akademik, seorang mahasiswa Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) bernama Rama Mandala Putra menunjukkan aksi nyata dalam berwirausaha dengan menjajakan ikan hias di pusat keramaian kota, Kamis (15/01/2026).

Langkah Rama ini menjadi sorotan karena keberaniannya terjun langsung ke lapangan (offline) setelah sebelumnya sukses merintis pasar di dunia digital.

Memanfaatkan momen santai warga di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kijang Mas Permai, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, ia mulai membuka lapak fisiknya tepat hari ini, menyusul bisnis daring yang sudah ia jalankan sejak awal Januari lalu.

Baca Juga BREAKING NEWS Tiga Remaja Terkapar di Tanjung Pagar, Satu Diduga Meninggal Dunia

"Ulun (saya) mulai berjualan secara online itu sejak tanggal 4 Januari tadi lewat WhatsApp. Nah, hari ini Kamis 15 Januari baru mulai memberanikan diri buka lapak offline di RTH Kijang Mas Permai ini," ujar Rama saat berbincang dengan Media Wartabanjar.com.

Rama tidak hanya mengandalkan satu jalur pemasaran. Ia menyadari bahwa ikan cupang jenis Halfmoon miliknya memiliki daya tarik visual yang tinggi, sehingga interaksi langsung dengan pembeli menjadi sangat penting.

Ikan cupang Halfmoon yang ia jual dikenal dengan keindahan ekornya yang bisa mekar membentuk setengah lingkaran sempurna. Menurutnya, kombinasi antara promosi di media sosial dan hadir langsung di ruang publik adalah kunci agar bisnisnya dikenal lebih luas.

"Menjadi mahasiswa tidak lantas membuat ulun hanya berdiam diri di ruang kelas. Ulun ingin membuktikan bahwa pendidikan tinggi bisa berjalan beriringan dengan dunia wirausaha," tegasnya dengan penuh semangat.

Mandiri Sejak Bangku Kuliah

Bagi mahasiswa Politala ini, motivasi utamanya bukanlah sekadar mencari laba, melainkan memanfaatkan masa muda untuk belajar mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada orang tua. Kehadirannya di RTH Kijang Mas juga ia manfaatkan untuk membangun relasi dengan sesama pecinta ikan hias di Pelaihari.