Dia menjelaskan, saat pertandingan berlangsung, komunikasi menjadi lebih kompleks pasalnya situasi pertandingan bersifat dinamis. Mengantisipasi hal ini, dia menyatakan bahwa instruksi harus singkat, jelas, dan disampaikan dengan tepat.
“Pastinya kita mematangkan komunikasi sebelum pertandingan, mengingat Gilang Ramadan (asisten pelatih) berada di bench tanpa pendampingan dari tim pelatih. Di pertandingan kemarin, semua pemikiran serta instruksi dari Direktur Teknik sudah dikomunikasikan dengan jelas tinggal dieksekusi,” ucap Ansyari Lubis menambahkan.
Sinergi komunikasi yang terjalin di tim pelatih tidak hanya memperkuat fondasi permainan tim, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri pemain. Dengan kerja sama yang solid, tim pelatih memiliki peran besar dalam menjaga konsistensi performa tim, baik di sesi latihan maupun saat bertanding di kompetisi.
“Artinya, sejak persiapan menuju pertandingan, kita sudah menekankan pentingnya penyampaian informasi yang jelas kepada pemain terkait rencana permainan. Setiap aspek dibahas detail dan matang sehingga para pemain memahami peran dan tanggungjawab mereka di lapangan,” ucapnya lagi.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang solid di internal tim pelatih tidak hanya berpengaruh pada persiapan, tetapi juga sangat menentukan dalam pengambilan keputusan selama pertandingan berlangsung. (Wartabanjar.com/rilis)
Editor Restu







