"MUBAZIR APBD" RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Miliki C-Arm Senilai Rp 4,3 Miliar, Sejak 2023 Hingga Kini Belum difungsikan
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah di Jalan Rantauan Darat Kelayan Selatan Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan sudah memiliki mesin radiografi berbentuk huruf C atau disebut C-Arm. Alat medis berbasis sinar X yang berfungsi menunjang tindakan operasi ortopedi dan saraf agar lebih cepat, akurat serta minim risiko itu bersumber dari APBD Kota Banjarmasin pada tahun 2023 senilai Rp 4,3 miliar.
Hingga memasuki 2026, C-Arm di RSUD Sultan Suriansyah belum difungsikan. Hal ini diduga pengadaannya tidak berdasarkan usulan dari bagian radiologi dan bagian syaraf.
Dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Direktur RSUD Sultan Suriansyah, dr H Muhammad Syaukani mengatakan, perizinan untuk pengoperasian C-Arm sudah terbit. Pengadaan C-Arm itu sendiri memang bukan usulan dari bagian radiologi tetapi usernya dari jantung, orthopedi dan bedah.
“Jadi karena ada usulan dan telaahan staffnya dari user sebagai permohonan, karena itu bisa diusulkan pengadaanya,” kata dr Syaukani kepada wartabanjar.com
Terkait perizinan, dr Syaukani menjelaskan, Rekomendasi Izin Radiologi Diagnostik yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir sudah terbit pada Oktober 2025 lalu
“Yang jelas izin sudah keluar, bila ada indikasi dari medik untuk penggunaan C-Arm maka sudah bisa digunakan, jadi penggunaan tergantung user sesuai indikasi medis,” jelasnya.
Dia menegaskan, hasil audit BPK, Inspektorat, BPKP semua proses sesuai prosedur dan standar harga. Adapun pengadaan C-Arm ini sepenuhnya menggunakan APBD Kota Banjarmasin sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. (wartabanjar.com/hasby)
Baca Juga : SELANGKAH LAGI! RSUD Sultan Suriansyah Operasikan C-Arm: Alat Canggih Operasi Ortopedi & Saraf
Editor : Hasby