WARTABANJAR.COM, BARABAI – Banjir yang tak kunjung surut hampir tiga pekan di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, membuat Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal turun langsung ke lokasi terdampak, Sabtu (10/01/2026). Dengan menerobos genangan air setinggi lutut orang dewasa, orang nomor satu di HST itu memastikan penanganan banjir dilakukan secara berkelanjutan.
Didampingi Wakil Bupati H Gusti Rosyadi Elmi serta Ketua Komisi I DPRD HST Yajid Fahmi, Bupati menyusuri permukiman warga di RT 1 dan RT 2 Panggang Ramba yang masih terendam akibat cuaca ekstrem.
Genangan air tak hanya merendam rumah warga, tetapi juga memutus akses jalan desa. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat lumpuh selama hampir 20 hari terakhir.
Di tengah hujan dan genangan air, Bupati Samsul Rizal menyapa warga satu per satu, berdialog langsung, serta menyerahkan bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat terdampak.
“Banjir di Desa Kayu Rabah ini sudah berlangsung sekitar 20 hari dan sampai sekarang belum surut. Kami turun langsung agar mengetahui kondisi sebenarnya, sehingga langkah penanganan yang diambil bisa tepat sasaran,” tegas Bupati.
Peninggian Jalan dan Normalisasi Sungai
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, Bupati menilai ada sejumlah titik rawan yang harus segera ditangani. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menyiapkan langkah konkret berupa peninggian badan jalan serta normalisasi sungai yang melintasi wilayah Desa Kayu Rabah.
“Peninggian jalan sangat penting agar akses warga tidak terputus saat banjir. Normalisasi sungai juga harus dilakukan supaya aliran air lebih lancar dan genangan tidak berlangsung lama,” jelasnya.

