WARTABANJAR.COM – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin memberikan alasan mengapa Presiden Prabowo Subianto tidak memantau lokasi banjir di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)
Seperti diketahui Presiden Prabowo akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalsel pada Senin, 12 Januari 2026.
Presiden RI dijadwalkan menjalani dua agenda utama dalam kunjungan tersebut.
Peringatan Dini Cuaca Kalsel, Hujan Disertai Angin Kencang di Banjarmasin Banjarbaru
Pertama, meninjau langsung lokasi pelaksanaan kegiatan Sekolah Rakyat, termasuk proses pembelajaran, kondisi sarana prasarana, serta interaksi dengan para siswa.
Kedua, mengikuti rangkaian acara peluncuran (launching) yang diwarnai penampilan khusus dari siswa-siswi Sekolah Rakyat.
Presiden Prabowo tidak dijadwalkan mengunjungi korban banjir di Kalsel. Sebab peninjauan lokasi banjir telah diwakili oleh Wakil Presiden RI.
“Alhamdulillah, hari ini rapat kedua sudah ada kepastian, sekarang bisa dikatakan kurang lebih 99 persen. Presiden dijadwalkan hadir tanggal 12 Januari, sekitar pukul 11.00 WITA,” ujar Muhidin.
Gubernur menjelaskan, seluruh kebutuhan yang menjadi tanggung jawab daerah telah disiapkan sesuai dengan permintaan pemerintah pusat, khususnya dari Kementerian Sosial, guna memastikan tidak ada kekurangan dalam penyambutan Presiden dan tamu negara yang hadir.
“Semua kebutuhan dari Kementerian Sosial kita penuhi, apapun kebutuhannya, supaya pada saat kedatangan nanti tidak ada kekurangan dalam menjamu tamu,” tegasnya.
Kunjungan Presiden RI ke Kalimantan Selatan ini direncanakan dalam rangka peresmian Sekolah Rakyat yang menjadi program nasional. Awalnya, lokasi peresmian direncanakan di wilayah Pulau Jawa, termasuk Bekasi.
